“Namaku Izrail” adalah tulisan singkat yang bercorak populer yang menggambarkan pertemuan imajiner dengan Malaikat Elmaut yang ditakuti yaitu Izrail, berdialog dengannya dengan merujuk pada gambaran tentang malaikat Izrail dari berbagai bacaan yang menjadi sumber-sumber inspirasinya. “Namaku Izrail” bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti pembacanya, namun lebih tepat dikatakan sebagai suatu mawas diri akan keterbatasan manusia terhadap takdirnya yang pasti terjadi yaitu “kematian”, sebagai kehidupan yang sebenarnya. Dengan mengulas gambaran malaikat Izrail yang mengambil debu bumi untuk kemudian dengan tanah lempung Allah menciptakan makhluk yang hidup di sistem tatasurya, gambaran yang ditampilkan bukan sekedar kisah tentang Izrail Sang Malaikat sebagai Pencabut Nyawa yang menyeramkan, namun gambaran yang lebih utuh tentang akibat dari semua akhlak dan perilaku manusia ketika ia hidup sampai akhirnya kematian dapat datang menjemput tanpa diduga, dimana saja, dan kapan saja. Kemudian kondisi demikian diproyeksikan kepada diri sendiri, sudah siapkah kita menghadapinya untuk kemudian mempertanggungjawabkan semua perbutan kita di dunia?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Entri Populer
-
Max Havelaar: Or the Coffe Auctions of the Dutch Trading Company is a culturally and socially significant 1860 novel by Multatuli (the...
-
Ebook Kado Pernikahan Untuk Istriku ini memuat : 1. Kupinang Engkau Dengan Hamdallah 2. Mempertimbangkan Pinangan 3. Mengenai Sumber Infor...
-
Ini adalah sebuah program Chat Lewat LAN dengan netsend .... dari netsend tersebut di buat dalam suatu batch file untuk memudahka...
-
FREE DOWNLOAD NERO BURNING ROM Nero Burning ROM 10.6.10600 Incl Serial fast direct free download Mediafire MegaUpload Rapidshare FileSoni...
-
Saya bingung harus memulai dari mana. Sudah lama saya ga nulis, jari ini rasanya kaku, otakpun beku. Mati rasa, cuma itu kata itu yang men...
-
µTorrent Installation, Setup and Optimization µTorrent is a powerful and efficient BitTorrent client for Windows. µTorrent has most of th...

0 komentar:
Posting Komentar